03/12/2021

Perawatan kulit: 5 tips untuk kulit yang sehat

Tidak punya waktu untuk perawatan kulit yang intensif? Anda tetap bisa memanjakan diri dengan mengikuti dasar-dasarnya. Perawatan kulit yang baik dan memilih gaya hidup sehat dapat membantu menunda penuaan alami dan mencegah berbagai masalah kulit. Mulailah dengan lima tip berikut.

1. Lindungi diri Anda dari sinar matahari

Salah satu cara terpenting untuk merawat kulit Anda adalah dengan melindunginya dari sinar matahari. Paparan sinar matahari seumur hidup dapat menyebabkan keriput, bintik-bintik penuaan, dan masalah kulit lainnya, serta meningkatkan risiko kanker kulit.

Untuk perlindungan matahari terlengkap:

Kenakan tabir surya maupun avoskin. Gunakan tabir surya spektrum luas yang memiliki faktor perlindungan matahari minimal 15. Gunakan tabir surya yang banyak dan oleskan kembali setiap dua jam, atau lebih sering jika Anda berenang atau berkeringat.

Temukan tempat teduh. Hindari matahari antara jam 10 pagi. dan jam 4 sore, saat sinar matahari paling kuat.

Kenakan pakaian pelindung. Lindungi kulit Anda dengan pakaian rajut ketat berlengan panjang, celana panjang, dan topi bertepi lebar. Pertimbangkan juga produk binatu yang dapat memberikan lapisan perlindungan UV ekstra untuk sejumlah pencucian, atau barang yang dirancang khusus untuk melindungi Anda dari sinar matahari, yang dirancang khusus untuk menghalangi sinar UV.

2. Jangan merokok

Merokok membuat kulit Anda terlihat tua dan berkontribusi pada kerutan. Merokok mempersempit pembuluh darah kecil di lapisan atas kulit, yang menurunkan aliran darah dan membuat kulit tampak lebih pucat. Ini juga menghilangkan oksigen dan nutrisi yang penting untuk kesehatan kulit yang baik.

Merokok juga merusak kolagen dan elastin, serat yang memberi kekuatan dan elastisitas kulit. Selain itu, ekspresi wajah berulang yang Anda buat saat merokok, seperti mengerutkan bibir saat menarik napas dan menyipitkan mata untuk menghembuskan napas, dapat menyebabkan kerutan.

Selain itu, merokok meningkatkan risiko karsinoma sel skuamosa. Jika Anda merokok, berhenti adalah cara terbaik untuk melindungi kulit Anda. Mintalah nasihat atau pengobatan dokter Anda untuk membantu Anda berhenti merokok.

3. Rawat kulit Anda dengan lembut

Membersihkan dan mencukur setiap hari dapat merusak kulit Anda. Untuk mengobatinya dengan lembut:

Batasi waktu mandi. Air panas dan mandi atau pancuran yang lama menghilangkan minyak alami dari kulit. Batasi lama mandi atau pancuran Anda dan gunakan air hangat sebagai pengganti air panas.

Hindari sabun yang kuat. Sabun dan deterjen yang kuat dapat menghilangkan minyak alami dari kulit Anda. Sebagai gantinya, gunakan pembersih yang lembut.

Cukur dengan hati-hati. Untuk melindungi dan melumasi kulit Anda, oleskan krim cukur, losion atau gel sebelum bercukur. Untuk hasil cukur yang lebih bersih, gunakan pisau cukur yang bersih dan tajam. Cukur searah pertumbuhan rambut, bukan searah alur.

Tepuk-tepuk diri Anda hingga kering. Setelah mencuci atau mandi, tepuk-tepuk kulit Anda hingga kering dengan handuk untuk menjaga kelembapan pada kulit.

Melembabkan kulit kering. Jika Anda memiliki kulit kering, gunakan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Anda bisa juga membaca review Untuk pemakaian sehari-hari, pertimbangkan pelembab yang mengandung faktor pelindung sinar matahari.

4. Makan makanan yang sehat

Pola makan yang sehat dapat membantu Anda terlihat dan merasa lebih baik. Makan banyak buah, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Hubungan antara diet dan jerawat tidak jelas, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi minyak ikan atau suplemen minyak ikan dan rendah lemak tidak sehat dan karbohidrat olahan atau olahan dapat meremajakan kulit. Minum banyak air membantu menjaga kulit Anda tetap terhidrasi.

5. Kelola stres

Ketika stres tidak terkendali, kulit Anda bisa menjadi lebih sensitif dan berjerawat serta masalah kulit lainnya bisa dipicu. Untuk meningkatkan kesehatan kulit dan suasana hati yang sehat, ambil langkah-langkah untuk mengelola stres. Tidur yang cukup, tetapkan batasan yang masuk akal, persempit daftar tugas Anda, dan temukan waktu untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai. Hasilnya mungkin lebih signifikan dari yang diharapkan.